Upacara Dies Natalis ke-42, Sivitas Akademika UNIKARTA Tenggarong Tampilkan Harmoni Budaya Nusantara di Tengah Semangat Kebersamaan Sivitas Akademika
Upacara Peringatan Dies Natalis ke-42 Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong berlangsung berbeda dari biasanya. Lapangan kampus yang pada umumnya dipenuhi pakaian formal, pagi itu berubah menjadi lautan warna-warni budaya nusantara.
Selasa (26/05), seluruh sivitas akademika UNIKARTA hadir mengenakan pakaian adat daerah dan batik dalam upacara bendera yang dimulai pukul 08.00 WITA.
Mengusung tema “Optimalisasi Budaya Lokal Menuju Kejayaan Nusantara”, semangat pelestarian budaya terasa begitu hidup sepanjang rangkaian kegiatan.
Mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa tampil dengan ciri khas busana masing-masing daerah, menciptakan suasana penuh keberagaman namun tetap menyatu dalam semangat kebersamaan.
M. Firman Hardi bertugas sebagai pemimpin upacara, sementara Rektor UNIKARTA, Prof. Dr. Ir. Ince Raden, M.P. bertindak sebagai pembina upacara.
Penampilan jajaran pimpinan universitas turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan upacara tersebut. Rektor tampil mengenakan pakaian khas Palu, Sulawesi Tengah, sedangkan Wakil Rektor I, II, dan III kompak mengenakan busana Cina Kutai yang menambah nuansa budaya lokal di tengah peringatan Dies Natalis ke-42 tahun ini.
Dalam amanatnya, Rektor menyampaikan bahwa keberagaman budaya bukan sekadar identitas, melainkan kekuatan yang perlu terus dijaga dan dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi.
“Kampus tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi harus menjadi tempat tumbuhnya nilai kebudayaan, persatuan, dan karakter generasi muda,” pesan Rektor.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada dosen dan mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian yang telah diraih, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Momentum Dies Natalis ke-42 ini bukan sekadar hitungan waktu, melainkan jejak panjang tentang mimpi yang terus tumbuh. Dari Kutai Kartanegara, UNIKARTA menyalakan harapan, merawat budaya, menumbuhkan ilmu, dan melahirkan generasi untuk masa depan Nusantara.
Di setiap langkahnya, ada cerita tentang pengabdian, perjuangan, dan cinta pada tanah kelahiran 💜







