UNIKARTA Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pembangunan Daerah melalui Kerja Sama dengan DPRD Kukar


Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) Tenggarong terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama akademik dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Serbaguna Kantor DPRD Kukar, Tenggarong, pada hari Senin, 2 November 2026.
Melalui kerja sama ini, UNIKARTA memperoleh ruang untuk memperkuat kontribusi keilmuan dalam mendukung perumusan kebijakan publik, penyusunan peraturan daerah, serta perencanaan pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat menghadirkan perspektif akademis melalui penelitian, kajian ilmiah, dan analisis yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan hubungan antara dunia akademik dan lembaga legislatif. Dalam pelaksanaannya, perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan dukungan keilmuan terhadap pelaksanaan fungsi DPRD, khususnya dalam penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), serta berbagai kajian strategis yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
Bagi UNIKARTA, keterlibatan dalam kerja sama ini merupakan kesempatan untuk mengoptimalkan peran sumber daya akademik dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Melalui pendekatan ilmiah dan kajian multidisipliner, perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan masukan serta alternatif solusi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan.
Salah satu isu pembangunan yang menjadi perhatian dalam kolaborasi tersebut adalah kajian terhadap rencana pembangunan infrastruktur, termasuk akses jalan dari kawasan Bukit Biru menuju Batuah hingga konektivitas dengan jalan tol. Kajian ini diperlukan untuk melihat berbagai aspek pembangunan, mulai dari perencanaan, kelayakan teknis, kondisi lapangan, hingga manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Selain itu, arah pengembangan wilayah Tenggarong sebagai ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara juga menjadi salah satu isu strategis yang membutuhkan pertimbangan akademis. Berbagai aspek seperti tata ruang, infrastruktur, sosial, ekonomi, dan kewilayahan memerlukan kajian yang komprehensif agar arah pembangunan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi daerah.
Keterlibatan UNIKARTA dalam berbagai isu tersebut mencerminkan pentingnya peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberi kontribusi pemikiran bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kerja sama ini, hasil penelitian dan kajian akademis diharapkan dapat memiliki manfaat yang lebih luas, khususnya dalam mendukung kebijakan pembangunan yang terencana, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sinergi tersebut juga menjadi ruang bagi UNIKARTA untuk memperluas implementasi keilmuan agar semakin relevan dengan kebutuhan dan dinamika pembangunan daerah.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan kajian, penelitian, serta penyusunan rekomendasi akademis sesuai kebutuhan DPRD dan pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dengan demikian, UNIKARTA terus mendorong penguatan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan daerah, sekaligus mewujudkan komitmen institusi dalam menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
