Semarak Dies Natalis ke-42 UNIKARTA Tenggarong, Ratusan Pegiat Olahraga Tradisional Meriahkan Lomba Gasing dan Menyumpit dari Berbagai Daerah di Kalimantan Timur
Sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-42 Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) Tenggarong, kegiatan olahraga tradisional kembali menjadi salah satu agenda rutin yang digelar untuk memperkuat komitmen kampus dalam melestarikan budaya lokal.
Tahun ini, dua cabang olahraga tradisional yang dipertandingkan adalah Beturai Gasing Palu dan Menyumpit Beregu Campuran, yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026 di Lapangan UNIKARTA.
Kegiatan tersebut berhasil menarik antusiasme para pegiat olahraga tradisional dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Beragam komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum turut ambil bagian dalam perlombaan yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi dan pelestarian warisan budaya daerah.
Lomba Beturai Gasing Palu menghadirkan suasana penuh semangat dengan keikutsertaan sejumlah komunitas gasing dari Kutai Kartanegara dan sekitarnya. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memainkan olahraga tradisional yang telah lama menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kutai.
Kemeriahan berlanjut melalui Lomba Menyumpit Beregu Campuran yang diikuti lebih dari seratus peserta dari berbagai komunitas, sekolah, dan perguruan tinggi. Olahraga tradisional khas masyarakat Dayak tersebut menguji ketepatan, konsentrasi, serta kerja sama tim, sekaligus menjadi media pengenalan budaya kepada generasi muda.
Pada pelaksanaan lomba menyumpit, kegiatan turut mendapat perhatian dari Kapolres Kutai Kartanegara yang berkunjung ke kampus UNIKARTA dalam rangka silaturahmi.
Di sela kunjungan, beliau menyempatkan diri menyaksikan jalannya perlombaan dan mencoba langsung olahraga tradisional menyumpit bersama para peserta, yang disambut antusias oleh pengunjung dan panitia.
Melalui agenda tahunan ini, UNIKARTA Tenggarong terus berupaya menghadirkan kampus sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus wadah mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Sejalan dengan tema Dies Natalis ke-42, “Optimalisasi Budaya Lokal Menuju Kejayaan Nusantara”, kegiatan olahraga tradisional diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi kebanggaan generasi muda Kutai Kartanegara maupun Kalimantan Timur.
48d







