Mahasiswa UNIKARTA Tenggarong Raih Penghargaan Most Innovative Idea di Forum Nasional Calon Pemimpin Masa Depan, Future Leaders Summit 2026
DEPOK – Dari Tenggarong untuk Indonesia! Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) Tenggarong kembali menunjukkan kiprahnya di panggung nasional. Kali ini, prestasi membanggakan datang dari Rangga Bahtiar, mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2020, yang berhasil meraih penghargaan Most Innovative Idea dalam ajang Future Leaders Summit 2026.
Penghargaan tersebut menjadi semakin istimewa karena diraih dalam forum yang mempertemukan 300 mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Mereka datang dari Sabang hingga Merauke, membawa semangat yang sama: belajar, berkolaborasi, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
Diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada 7–9 Oktober 2026 di Depok, Jawa Barat, Future Leaders Summit 2026 menjadi ruang pertemuan bagi generasi muda untuk mengasah kepemimpinan, memperluas wawasan, sekaligus menghadirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan zaman.
Di antara ratusan peserta tersebut, Rangga Bahtiar hadir sebagai salah satu mahasiswa terpilih yang mewakili Kalimantan Timur. Kehadirannya bukan sekadar membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari langkah UNIKARTA Tenggarong untuk terus berkontribusi dalam melahirkan generasi muda yang berani berpikir maju dan mengambil peran di tingkat nasional.
Gagasan AI yang Membawa Penghargaan
Salah satu momen menarik dalam Future Leaders Summit 2026 hadir melalui agenda Proyek Solusi Publik (Policy Hackathon).
Dalam sesi ini, para peserta tidak hanya diajak mendiskusikan persoalan sosial dan ekonomi, tetapi juga ditantang untuk menawarkan solusi nyata. Mereka harus mampu membaca persoalan, menganalisis data, dan merumuskan rekomendasi kebijakan publik yang inovatif serta aplikatif.
Rangga dipercaya memimpin kelompok yang mengangkat gagasan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai auditor digital.
Ide tersebut menawarkan pendekatan berbasis teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proses audit dan pengawasan secara lebih efektif. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, gagasan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi generasi muda dalam menghadirkan solusi bagi tata kelola di era digital.
Berkat gagasan yang dikembangkan bersama timnya, kelompok yang dipimpin Rangga berhasil meraih penghargaan Most Innovative Idea, sebuah apresiasi atas ide paling inovatif dalam forum tersebut.
Bagi UNIKARTA Tenggarong, pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri. Mahasiswa Fakultas Hukum tidak hanya mampu memahami persoalan dari perspektif hukum dan kebijakan, tetapi juga dapat menghubungkannya dengan perkembangan teknologi untuk menawarkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Belajar Kepemimpinan hingga Menyampaikan Aspirasi ke Istana
Pengalaman Rangga dalam Future Leaders Summit 2026 juga tidak berhenti pada kompetisi gagasan.
Selama tiga hari, para peserta memperoleh kesempatan untuk belajar langsung melalui berbagai forum kepemimpinan bersama sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, serta tokoh komunikasi pemerintahan Syahganda Nainggolan.
Berbagai sesi tersebut menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk memperluas perspektif mengenai kepemimpinan, pembangunan, serta peran strategis generasi muda dalam menentukan arah masa depan Indonesia.
Tidak hanya itu, peserta juga berkesempatan melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan Republik Indonesia di Jakarta. Agenda ini sekaligus menjadi momentum bagi para calon pemimpin muda untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan mereka.
Dari Tenggarong, Siap Berkontribusi untuk Indonesia.
Prestasi Rangga Bahtiar menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk tampil dan berprestasi di tingkat nasional terbuka bagi mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk Kutai Kartanegara.
Melalui ruang-ruang kolaborasi seperti Future Leaders Summit, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk menyampaikan gagasan, membangun jejaring, dan menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat.
UNIKARTA Tenggarong menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas pencapaian Rangga Bahtiar bersama timnya. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, memperluas pengalaman, dan berani mengambil peluang di tingkat nasional maupun internasional.
Karena menjadi mahasiswa bukan hanya tentang belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana ilmu, ide, dan keberanian dapat membawa perubahan.
Dari Tenggarong, mahasiswa UNIKARTA membuktikan bahwa gagasan besar bisa lahir dari mana saja dan membawa dampak bagi Indonesia.
