Dari Tugas Kuliah Jadi Prestasi Nasional, Tim Mahasiswa TP FKIP UNIKARTA Raih Juara 1 Nasional Kategori Konten Edukasi di Temu Kolegial APS-TPI 2026
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) Tenggarong. Tim mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pendidikan (TP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2025, berhasil menyabet Juara 1 Tingkat Nasional pada kategori Konten Edukasi dalam ajang Temu Kolegial Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS-TPI) 2026 yang berlangsung di Semarang.
Tim Macrovirus atau Kelompok Dua yang terdiri dari Muhammad Hariri (Talent) @muhammadhaririii, Muhammad Firmansyah (Editor) @mfs_224, serta Faturrahman (Cameraman, Editor, dan Naskah) @fturr13_ sukses mencuri perhatian dewan juri melalui karya video edukasi kebudayaan berlokasi di Museum Mulawarman, Tenggarong.
Perjalanan meraih trofi nasional ini bermula dari ikhtiar sederhana untuk menyelesaikan tugas perkuliahan dengan konsep yang berbeda. Faturrahman, salah satu anggota tim mengungkapkan bahwa dorongan awal pembuatan video ini didasari semangat untuk tampil beda.
“Awalnya untuk memenuhi tugas saja, tapi kami ingin membuat konsep yang beda dari teman-teman lain. Setelah karyanya selesai, Bu Yuni (Ketua Program Studi TP) memotivasi dan menawarkan kami untuk mendaftarkannya ke ajang lomba APS-TPI,” ujar Faturrahman.
Meski harus berhadapan dengan keterbatasan peralatan produksi, dedikasi tim tidak surut. Proses pengambilan gambar dilapangan menghabiskan waktu satu hari, disusul tahap penyuntingan gambar (editing) yang cukup intensif selama kurang lebih dua minggu.
“Pesan kami untuk teman-teman yang masih berproses, tetap semangat dan jangan pernah menyerah,” pesan Faturrahman.
Video edukasi yang diusung Kelompok Dua ini mengambil latar di Museum Mulawarman dengan fokus mengenalkan sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Melalui penyampaian yang santai namun informatif, narasi video mengajak penonton menyusuri berbagai koleksi bersejarah, mulai dari koleksi ruang prasejarah, benda-benda peninggalan kesultanan, hingga diorama kebudayaan daerah.
Pesan utama yang ingin disampaikan dalam karya konten edukasi ini adalah pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah agar tetap dikenal oleh generasi penerus bangsa. Kemenangan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa UNIKARTA untuk terus berkarya dan tidak menyerah pada keterbatasan.


