Sinergi Lintas Pulau: PG-PAUD UNIKARTA Tenggarong Gandeng IAIN Fattahul Muluk Papua dalam Kuliah Umum “INSPIRASI”
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) Tenggarong sukses menyelenggarakan Kuliah Umum “INSPIRASI” (Interaksi Bersama Praktisi dan Akademisi) pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 09.00 Wita sampai dengan selesai.
Bertempat di Ruang Rapat Rektorat Unikarta lantai 2, agenda ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama strategis antara PG-PAUD UNIKARTA dengan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IAIN Fattahul Muluk Papua (@iain.papua) serta penyerahan plakat dari UNIKARTA dan disambut balik oleh IAIN Papua dengan pemberian Noken (tas rajut) khas Papua.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dihadiri oleh jajaran dosen dan Kaprodi PG-PAUD secara luring maupun daring. Sambutan pembuka disampaikan langsung secara offline oleh Dekan FKIP UNIKARTA Bapak Dr. H. Suid Saidi, M.Pd bersama Wakil Dekan I FKIP Ibu Fitria Meisarah, S.Pd., M.Pd. Sementara Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) IAIN Fattahul Muluk Papua Bapak Dr. Zulihi, S.Ag. M.Ag. bersama Sekretaris Prodi PIAUD Ibu Mayasari, M.Si turut memberikan sambutan secara virtual melalui Zoom Meeting.
Ketua Program Studi PG-PAUD UNIKARTA, Ibu Linda Wulan Riana, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memperkaya perspektif mahasiswa. Kuliah umum ini menghadirkan dua narasumber ahli dari IAIN Fattahul Muluk Papua, yaitu Bapak Rahmat Hamdani, S.Pd., M.Pd. dan Ibu Debby Riana Hairani, M.Pd.
Dalam paparannya, Bapak Rahmat Hamdani menekankan bahwa perbedaan konteks geografis antara Papua dan Kalimantan Timur justru menjadi kekuatan untuk saling bertukar “praktik baik” dalam pengembangan pembelajaran PAUD yang kontekstual.
Beliau juga berpesan kepada para mahasiswa agar selalu bangga terhadap profesi guru PAUD sebagai posisi strategis dalam pembangunan bangsa. “Jadilah pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi,” tegasnya.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, tercatat sebanyak 31 mahasiswa PG-PAUD dari angkatan 2024 dan 2025 mengikuti jalannya diskusi dengan aktif. Para mahasiswa menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masa depan pendidikan melalui pertanyaan-pertanyaan kritis mengenai integrasi kearifan lokal dalam kurikulum modern.
Acara ditutup oleh WD III FKIP UNIKARTA Ibu Sarrul Bariah, S.Pd., M.Pd. Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi dalam jangka

