Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKARTA Tenggarong Hadirkan Praktisi Migas dalam Dialog Kepublikan Bahas PI 10% dan Pembangunan Daerah
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKARTA Tenggarong menggelar Dialog Kepublikan bertajuk “Participating Interest (PI) 10 Persen: Antara Hak dan Kewajiban” di Ruang Perkuliahan FISIP, Kamis (21/05).
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi akademik dan edukasi publik terkait pengelolaan Participating Interest (PI) 10% migas, khususnya mengenai peran PI dalam pembangunan daerah serta pentingnya tata kelola yang transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara.
Dialog Kepublikan menghadirkan sejumlah praktisi sektor energi dan perusahaan daerah di Kutai Kartanegara, yakni Direktur PT MPP Kutai Mahakam, Ranov Fasallo; Direktur PT MPP Sanga-Sanga, Prassidha Hestu Narendra; serta Direktur PT MGRM Perseroda, Efri Novianto.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Dekan FISIP UNIKARTA, Adi Sucipto, S.Sos., M.A. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I UNIKARTA, Dr. Sudirman, S.IP., M.Si.
Dalam dialog tersebut, para narasumber memaparkan berbagai perspektif terkait pengelolaan PI 10%, mulai dari mekanisme pengelolaan, tantangan sektor migas, hingga kontribusi perusahaan daerah terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kukar.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai perbedaan antara Participating Interest (PI) dengan dana bagi hasil migas yang selama ini masih kerap disalahartikan di tengah masyarakat.
Selain itu, dibahas pula pentingnya penguatan kemandirian perusahaan daerah melalui pengembangan berbagai lini usaha agar tidak bergantung sepenuhnya pada sektor migas.
Kegiatan ini diikuti mahasiswa FISIP angkatan 2022-2024 serta dihadiri jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di lingkungan UNIKARTA Tenggarong.
Melalui kegiatan ini, FISIP UNIKARTA Tenggarong menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi akademik yang edukatif dan konstruktif, sekaligus memperkuat literasi publik terhadap isu-isu strategis daerah, khususnya di sektor energi dan pengelolaan sumber daya alam.



