Awali Rangkaian Dies Natalis ke-42, LPPM UNIKARTA Tenggarong Gelar Expose Hasil Penelitian Hibah Internal untuk Perkuat Budaya Akademik
Mengawali rangkaian Dies Natalis ke-42, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Expose Hasil Penelitian Hibah Internal Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (23/05), di Ruang Rapat Rektorat Lantai 2.
Kegiatan ini menjadi tahap lanjutan dari program hibah penelitian internal yang sebelumnya telah diberikan kepada tujuh dosen penerima hibah.
Expose hasil penelitian menjadi ruang bagi dosen penerima hibah untuk mempresentasikan hasil riset yang telah dilakukan selama masa pendanaan.
Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban atas hibah penelitian yang diterima, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi untuk melihat sejauh mana penelitian yang dilakukan dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Sebanyak tujuh dosen penerima hibah internal dari berbagai program studi memaparkan hasil penelitiannya secara bergantian. Jalannya kegiatan dipandu oleh moderator Dr. Erwin Arief Rochyat, S.P.M.P., selaku Kepala Pusat Penelitian LPPM UNIKARTA.
Sementara proses review dan evaluasi dilakukan oleh tim reviewer, Fitria Meisarah, S.Pd., M.Pd. dari unsur Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor II, Dr. H. Mubarak, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Wakil Rektor III, Dr. Zen Istiarsono, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk dukungan pimpinan universitas terhadap penguatan budaya riset dan kualitas akademik dosen.
Kepala LPPM UNIKARTA, Akhmad Riadi, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pengawalan program hibah internal agar pendanaan penelitian yang diberikan universitas tidak berhenti pada tahap pelaksanaan saja, tetapi mampu menghasilkan penelitian yang bermanfaat dan dapat terus dikembangkan.
“Melalui expose hasil penelitian ini, kami ingin memastikan bahwa hibah penelitian internal benar-benar memberi dampak terhadap produktivitas dosen, sekaligus mendorong lahirnya penelitian yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus menjadi budaya akademik di UNIKARTA Tenggarong dalam memperkuat kualitas penelitian dosen sekaligus meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi.



